Petani adakan tradisi “wiwit” tembakau, kecamatan kledung

TEMANGGUNG, AKTIVIS.co.id – Sejumlah petani di daerah lereng Gunung Sindoro di wilayah Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, melaksanakan tradisi wiwit pada pertengahan masa tanam tembakau.

Kepala Desa Tlahap Ahmad Isyaudin pada Jumat menjelaskan bahwa tradisi wiwit pada pertengahan masa penanaman tembakau dilaksanakan saat tanaman tembakau berumur dua hingga tiga bulan.

Dalam pelaksanaan tradisi tersebut, petani membawa nasi tumpeng dan ingkung ayam beserta pelengkapnya ke ladang tembakau kemudian berdoa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Baca juga: Solusi Kurangi Emisi Karbon, Pemerintah Dorong Penanaman Mangrove

Acara yang diakhiri dengan makan bersama itu, menurut Isyaudin, ditujukan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tanaman tembakau para petani bisa tumbuh dengan baik serta terlindung dari hama dan penyakit.

“Selain itu, memohon berkah kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nanti hasil panen tembakau petani memiliki kualitas bagus, baik dari warna, rasa, maupun aroma. Jika kualitas bagus diharapkan harganya nanti juga bagus,” katanya.

Menurut dia, setiap tahun petani tembakau tiga kali melaksanakan tradisi wiwit, yakni pada saat penanaman, pada masa pertengahan tanam, dan menjelang panen.

Sumber:antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *