Kepala Disbudpar Berau Kunjungi Maratua, Serap Langsung Aspirasi Warga dan Pelaku Wisata

Kepala Disbudpar Berau Kunjungi Maratua, Serap Langsung Aspirasi Warga dan Pelaku Wisata

Pemerintah3 Dilihat

(Aktivis.co.id)Berau,Kaltim — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kecamatan Maratua dengan menggelar dialog bersama masyarakat dan pelaku wisata di kawasan UMKM Kampung Teluk Harapan, Selasa (19/05/26) pukul 19.00 WITA.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal Yudha Budisantosa setelah resmi dilantik pada April 2026 lalu. Dalam agenda itu, ia memilih turun langsung ke lapangan guna mendengar berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata di Pulau Maratua.

Pertemuan tersebut dihadiri kepala kampung se Kecamatan Maratua, pelaku usaha wisata, tokoh masyarakat, warga, Kapolsek Maratua, Danramil Maratua, serta jajaran Puskesmas Maratua.

Suasana pertemuan berlangsung khidmat dan penuh dialog terbuka. Masyarakat serta pelaku wisata diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini menjadi perhatian di kawasan wisata pulau terluar tersebut.

Dalam sambutannya, Yudha Budisantosa menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan informasi langsung dari masyarakat agar kebijakan pembangunan pariwisata ke depan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi nyata di lapangan.

“Banyak hal yang perlu kami dengar langsung dari masyarakat dan pelaku wisata. Karena itu kami datang untuk menyerap informasi yang nantinya menjadi bahan kajian dan evaluasi pemerintah daerah,” ujarnya.

Berbagai persoalan kemudian disampaikan dalam forum tersebut. Mulai dari kebutuhan regulasi operasional kapal LOB, persoalan air bersih, distribusi BBM, kualitas jaringan internet, peningkatan sumber daya manusia pariwisata, hingga abrasi pantai yang mulai mengancam sejumlah wilayah di Maratua.

Pelaku wisata juga berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan regulasi yang lebih jelas dalam pengelolaan sektor wisata agar masyarakat lokal tetap menjadi bagian utama dalam perkembangan pariwisata di daerahnya sendiri.

Selain itu, masyarakat turut meminta perhatian terhadap akses transportasi menuju Maratua, fasilitas penunjang perjalanan laut, penanganan anjing liar, hingga kebutuhan hiburan masyarakat yang dinilai turut mendukung aktivitas sosial dan pariwisata di kawasan pulau.

Seluruh masukan yang disampaikan masyarakat diterima dan dicatat langsung oleh jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau untuk menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.
Yudha Budisantosa menyampaikan bahwa sebagian persoalan yang muncul memang berkaitan dengan lintas instansi.

Namun demikian, pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian bersama pemerintah daerah.

Menurutnya, pembangunan sektor wisata tidak dapat dipisahkan dari dukungan infrastruktur, transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan, hingga kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

“Kami ingin pariwisata Maratua berkembang dengan baik, tertata, dan tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal. Karena itu masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ke depan,” katanya.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah daerah berharap komunikasi antara masyarakat, pelaku wisata, pemerintah kampung, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan instansi terkait dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan pariwisata di Kecamatan Maratua.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *