Zulkifli Nustelu Optimis Hanura Punya Kursi di Semua Dapil di Kabupaten Buru

Buru, Aktivis.co.id – Putra terbaik dari Bumi Bupolo Zulkifli Nustelu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Hanura Kabupaten Buru optimis menangkan kontestasi legislatif 2024 dengan perolehan kursi di semua Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Buru.

Pendaftaran bakal calon anggota DPRD ke KPUD Buru dari tiga Dapil dengan kekuatan bakal caleg sebanyak 25 orang yakni Dapil Satu lengkap 9 orang, Dapil Dua lengkap 9 orang, dan Dapil Tiga lengkap 7 orang, sesuai dengan kuota kursi per Dapil. (13/05/2023).

Dengan adanya kekuatan penuh caleg DPRD yang terisi di tiga Dapil tersebut, maka Hanura Kabupaten Buru menargetkan minimal 6 kursi di DPRD Kabupaten Buru pada tahun 2024 nanti. Dan Hanura juga target Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru 2024, melalui ketokohan Ketua DPC Partai Hanura, Bapak Muhammad Waikabu yang tidak asing lagi di mata masyarakat karena beliau telah menduduki DPRD selama 4 periode dan mempunyai pengalaman perpolitikan lokal yang tidak diragukan lagi. Sehingga kami yakin sungguh bahwa apapun rintangannya Hanura akan mencapai kejayaan.

Zulkifli juga menyampaikan pada saat konferensi pers di kantor KPUD Buru di hadapan publik bahwa potensi besar Hanura Kabupaten Buru akan mengusung Kandidat Bupati nantinya jikalau kontestasi ini memiliki kursi di semua dapil sehingga punya kekuatan untuk mejadi satu fraksi full di DPRD Titar Bupolo.

“Dari materi caleg yang telah kami daftarkan semua adalah putra-putri terbaik Kabupaten Buru yang mempunyai prestasi dan potensi, serta basis mengakar di setiap dapil dan wilayah kerja masing-masing”. Tegasnya.

Ketua Bappilu Hanura Kabupaten Buru ini juga menyampaikan tidak satupun partai politik saat mendaftar di KPUD Kabupaten Buru yang bicara secara terang-terangan seperti ini kecuali Hanura ungkapnya.

Selain itu, Ketua Bappilu Hanura Kabupaten Buru juga menyampaikan kepada KPUD dan pihak keamanan untuk menjaga stabilitas politik di Kabupaten Buru, sehingga terhindar dari kecolongan atau kecurangan yang nanti dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab maka pihak penyelenggara menjaga ini sehingga tercapainya demokrasi yang jujur, adil, arif dan bijaksana.

Kaperwil Maluku: Deliana Bihuku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *