Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Gelar Hearing dengan Disperindag, Bahas Percepatan Renovasi Pasar Bawah

Pekanbaru, Aktivis.co.id – Untuk mempercepat renovasi pasar wisata Pasar Bawah Pekanbaru, Komisi II DPRD Pekanbaru menggelar hearing (rapat kerja) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pekanbaru, kemarin.

Hasilnya disepakati, pada Senin (12/6/2023) pekan depan, Komisi II DPRD bersama Disperindag Pekanbaru, akan menggelar sosialisasi kepada para pedagang di sana.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE mengatakan, sosialisasi yang akan digelar nanti meliputi renovasi Pasar Bawah, relokasi pedagang, hingga penempatan pedagang di TPS sementara di lapangan Pelindo Pekanbaru.

“Ya, kita sudah sepakat dalam RDP kemarin, kita akan undang Disperindag untuk berbicara dengan pedagang soal Pasar Bawah Senin depan. Disperindag sudah setuju,” kata Dapot Sinaga kepada aktivis.co.id, Selasa (6/6/2023).

Komisi II juga menginformasikan kepada Disperindag agar semua proses administrasi segera disiapkan. Karena sudah terlalu lama setelah lelang, status Pasar Bawah belum juga direnovasi.

Jika Pasar Bawah segera direnovasi dan pedagang sudah beraktivitas, maka PAD dari Pasar Bawah bisa masuk ke kas daerah.

“Awalnya, kami minta hari Rabu pekan ini, tapi Hari Raya Idul Fitri meminta waktu. Oleh karena itu, sosialisasi ditetapkan hari Senin. Kami berharap tidak molor dan berjalan lancar,” pintanya.

Sementara itu, Zulhelmi Arifin, Kepala Disperindag Pekanbaru, menegaskan, setelah selesainya KSP (Kerja Sama Pemanfaatan) Pasar Bawah, tentu saja pemko tidak ingin memperlama prosesnya agar ada progres secepatnya.

Hasil komunikasi dan koordinasi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD kemarin, minggu depan akan diadakan sosialisasi dengan pedagang di sana.

Setelah sosialisasi, apakah Pasar Bawah akan langsung direnovasi dan dibangun TPS sementara di halaman Pelindo?

“Kami berharap begitu, jadi nanti setelah TPS dibangun, kita lihat dulu apakah dibayar atau tidak. Tapi hasil pertemuan kami dengan pemenang lelang PT AAS (Ali Akbar Sejahtera), TPS tidak dipungut biaya alias gratis bagi yang akan menempati kios di Pasar Bawah,” jelasnya.

Dok: Pasar Bawah Pekanbaru

Lalu, konsep seperti apa yang akan ditawarkan Pemko ke depannya?

“Setelah bekerjasama dengan Pasar Bawah, kita akan lepas ke PT AAS. Tapi nanti kita tetap ada tim pengarah dan tim pengawas. Tim Pengarah adalah keputusan walikota untuk OPD teknis. Jadi tidak hanya Disperindag, tapi PUPR dan Inspektorat juga ikut serta,” jelasnya.

Ami – panggilan akrab Zulhelmi Arifin – juga mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas semua tahapan persiapan Pasar Bawah.

“Intinya, kami yang mengurus semuanya, tidak bisa sendiri,” katanya. Sedangkan untuk pedagang yang akan bergabung di pasar baru, akan dikomunikasikan dengan pemenang lelang. Konsep PT AAS adalah hanya mereka yang bergabung dengan mereka yang akan mendapatkan TPS gratis. Kalau tidak, ya tidak gratis,” tambah mantan Kepala Bapenda Kota Pekanbaru ini.

Apakah ini berarti Disperindag Pekanbaru ingin mengatakan bahwa pada Juni 2023, semua tahapan Pasar Bawah akan selesai?

“Ya, kami berharap demikian. Dan tahap pertama TPS yang akan dibangun sekitar 200 atau berapa yang kemarin diungkap. Intinya, mulai pembangunan renovasi, setelah sosialisasi,” janjinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *