Korban TPPO Capai 1.476, Mahfud Menetapkan Sebanyak 457 Tersangka TPPO

JAKARTA, AKTIVIS .co.id- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan sebanyak 1.476 orang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kurun waktu 5 hingga 17 Juni 2023.

“Laporan polisi 385 orang, korbannya 1.476 orang yang diperdagangkan antara tanggal 5 sampai 17 Juni,” kata Mahfud dalam acara pelepasan Pekerja Migran Indonesia di Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/2023) seperti dikutip dari Kompas.com.

Mahfud juga mengatakan bahwa polisi telah menetapkan total 457 tersangka TPPO.

“Itu yang sudah dilakukan polisi sekarang dan kita berterima kasih atas langkah tersebut. Karena selama ini kalau ada tindak pidana TPPO itu ada sindikatnya, ada yang melindungi, sehingga kita sulit untuk masuk,” kata Mahfud.

Baca juga:Megawati: Tidak Masalah Anak Muda Menyukai K-Pop, Asalkan Mereka Tidak Melupakan Seni dan Budaya Indonesia

Di sisi lain, Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), mengatakan sejumlah oknum TNI/Polri dan pejabat pemerintah terlibat dalam urusan TPPO.

Mengetahui pernyataan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menindak tegas para pelaku TPPO tanpa terkecuali.

“Presiden kemudian mengatakan kepada Kapolri untuk menindak para sindikat tersebut,” kata Mahfud.

“Kapolri mengulangi ‘maaf Pak Presiden, itu berarti kita harus menindak semua orang yang terlibat, meskipun mereka pejabat’. ‘Ya’, kata presiden, ‘tindak’, kata presiden,” kata guru besar Universitas Islam Indonesia,” kata guru besar Universitas Islam Indonesia itu.

Sumber: kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *