(Aktivis.co.id) Berau– Sejumlah warga RT 3 Kampung Teluk Alulu mempertanyakan pemerataan program pembagian fasilitas Wifi Pemda yang dinilai belum menyentuh wilayah mereka.Sabtu(30/05/26)
Warga menilai akses internet dan telekomunikasi saat ini menjadi kebutuhan penting, namun belum tidak mendapatkan asas keadilan dari pihak yang membagi.
Selain RT 3, warga juga menyoroti kondisi di RT 2 Bandong yang disebut hingga beberapa tahun terakhir belum mendapatkan fasilitas serupa.
Berdasarkan keterangan warga, sempat ada pemasangan jaringan di area masjid, namun kemudian disebut dicabut dan dipindahkan oleh pihak pengurus di kampung.
Persoalan tersebut juga sempat mendapat perhatian dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Berau. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pihak Kominfo menyampaikan bahwa untuk RT 2 sebenarnya sudah pernah ada fasilitas, namun mempertanyakan alasan mengapa fasilitas tersebut dipindahkan.
Sementara itu, warga RT 3 menyampaikan bahwa mereka sama sekali belum menerima bantuan Wifi Pemda sehingga masih mengalami kendala dalam mengakses internet dan layanan telekomunikasi sehari-hari.
Warga berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi dan memastikan distribusi fasilitas internet publik dapat dilakukan secara lebih merata agar kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses komunikasi, dapat terpenuhi.***






