Evaluasi Teknis Proyek Sistem Penyediaan Air Bersih Dana Kampung di RT 1 Semanting Tidak Berfungsi

Berita2 Dilihat

Berau( L.A)– Warga RT 1 Kampung Semanting mengeluhkan proyek penyediaan air bersih yang dibangun menggunakan Dana Kampung pada tahun 2025 dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Hingga kini, fasilitas tersebut disebut belum berfungsi secara optimal sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selasa(30/06/26)

Salah seorang warga yang ditemui Literasi Aktual mengungkapkan bahwa saat proyek pertama kali diuji coba pada 2025, air hanya mengalir selama sekitar dua hingga tiga hari. Setelah itu, distribusi air berhenti dan tidak lagi mengalir hingga saat ini.

“Air sempat jalan waktu dites, tetapi hanya beberapa hari. Setelah itu tidak pernah mengalir lagi,” ujarnya.

Menurut warga, pada saat uji coba hanya sekitar sembilan rumah yang sempat menerima aliran air. Berbagai upaya perbaikan dan penyambungan instalasi disebut telah dilakukan, namun hasilnya belum mampu mengembalikan fungsi jaringan air bersih tersebut.

Warga juga mempertanyakan kesesuaian spesifikasi peralatan yang digunakan dalam proyek, mulai dari mesin, genset, hingga instalasi pendukung lainnya. Mereka berharap dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama tidak berfungsinya sistem distribusi air.

“Kami berharap pemerintah kampung segera turun tangan memperbaiki fasilitas ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga proyek yang telah dibangun dengan anggaran Dana Kampung dapat benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata warga.

Masyarakat berharap Pemerintah Kampung Semanting segera melakukan pemeriksaan terhadap seluruh sistem, termasuk mesin, jaringan pipa, dan instalasi pendukung lainnya agar proyek tersebut dapat segera beroperasi dan melayani warga sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diterbitkan, Literasi Aktual masih menunggu klarifikasi resmi dari Pemerintah Kampung Semanting maupun pihak pelaksana kegiatan di lapangan terkait penyebab belum berfungsinya proyek penyediaan air bersih tersebut.***

Reporter: Samsul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *