Lampu Penerang Jalan Umum Mati Total, Wisatawan Lokal Soroti Sarana Umum di Pulau Wisata Maratua

Lampu Penerang Jalan Umum Mati Total, Wisatawan Lokal Soroti Sarana Umum di Pulau Wisata Maratua

Nasional12 Dilihat

Berau(Aktivis.co.id) – Sejumlah lampu penerang jalan umum di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dilaporkan mati total.

Lampu PJU tersebut diduga mengalami kerusakan dan tidak mendapatkan perawatan, sehingga tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.Sabtu (31/01/25)

 

Kondisi ini terlihat di Kampung Teluk Harapan, khususnya di kawasan sentral wisata kuliner kampung yang menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan.

 

Selain itu, lampu penerang di jalan poros yang menghubungkan empat kampung, yakni Teluk Harapan, Bohebukut, Payun Payung, dan Teluk Alulu, juga dilaporkan tidak berfungsi dan terkesan tidak terawat.

 

Akibat matinya lampu PJU, penerangan pada malam hari hanya mengandalkan cahaya dari rumah warga serta warung kuliner milik masyarakat setempat.

 

Situasi tersebut dinilai tidak memadai dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara dan pejalan kaki.

 

Warga Teluk Harapan, Bohebukut, Payung Payung, dan Teluk Alulu mempertanyakan perhatian serta perawatan terhadap fasilitas penerangan jalan umum di Pulau Maratua.

 

Mereka menilai kondisi ini tidak sejalan dengan citra Maratua yang selama ini dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan, bahkan kerap disebut destinasi wisata internasional.

 

“Lampu jalan sudah lama mati dan tidak pernah diperbaiki. Malam hari gelap, penerangan hanya dari rumah dan warung warga,” ujar salah seorang warga Teluk Harapan.

 

Keluhan serupa disampaikan warga yang sering melintas di jalan poros antar kampung. Minimnya penerangan dinilai meningkatkan risiko kecelakaan dan mengurangi rasa aman saat beraktivitas pada malam hari.

 

“Pulau ini sering dipromosikan sebagai destinasi wisata internasional, tetapi sarana dasar seperti lampu jalan justru tidak diperhatikan,” kata warga lainnya.

 

Khusus warga Kampung Teluk Harapan, mereka berharap adanya tindak lanjut dan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan perbaikan serta perawatan rutin terhadap lampu PJU di Pulau Maratua.

 

Warga menilai pembenahan penerangan jalan umum merupakan kebutuhan mendesak demi keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Maratua.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum memperoleh keterangan resmi terkait penyebab kerusakan Lampu Penerang Jalan Umum di Pulau Maratua. Masyarakat setempat mengaku hingga kini belum mendapatkan jawaban maupun kepastian tindak lanjut atas kondisi tersebut.

 

Pihak Redaksi media ini masih terus berupaya mengonfirmasi pemerintah kampung serta dinas terkait guna memperoleh klarifikasi mengenai dugaan kerusakan dan perawatan lampu PJU dimaksud.

 

Redaksi juga tetap membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan dan kode etik jurnalistik***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *