“Yatra Tuk Jiwa”: Festival Budaya Spiritual 2025 Bikin Generasi Muda Makin Melek Akar Budaya

Budaya74 Dilihat

TULUNGAGUNG, (AKTIVIS.CO.ID) – Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, jadi pusat perhatian nasional setelah resmi menggelar Festival Budaya Spiritual Kepercayaan dan Masyarakat Adat 2025 pada 10–13 Juli. Acara ini bukan sekadar pesta budaya biasa, tapi juga ruang keren untuk mengenal nilai-nilai spiritual yang tumbuh dari tradisi masyarakat adat Indonesia.

Festival ini diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan bersama Pemkab Tulungagung, dan secara resmi dibuka oleh Basuki Teguh Yuwono, Staf Khusus Menteri Kebudayaan. Mereka mengangkat tema “Yatra Tuk Jiwa” — yang artinya perjalanan menuju jiwa. Tema ini dipilih untuk mengajak masyarakat, terutama anak muda, menyelami kedalaman makna spiritual dalam budaya.

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan!

Salah satu yang bikin festival ini beda dari yang lain adalah pameran keris milik Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Koleksi langka ini bukan cuma benda, tapi punya nilai sejarah dan spiritual yang dalam.

Kirab Nawa Tirta & Jamasan Pusaka

Ada juga prosesi Kirab Nawa Tirta, arak-arakan air suci dari sembilan sumber, serta Jamasan Pusaka (pembersihan benda pusaka) Tombak Kanjeng Kiai Upas. Semua berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, bikin siapa pun merinding kagum.

Makna Spiritual dari Seniman Lokal

Menurut Budi Pelandang, seniman budaya Tulungagung, spiritual itu soal membangun jiwa. Ia bilang, mencintai seni itu bukan cuma soal estetika, tapi tentang menghidupkan jiwa lewat karya.

Festival ini ditutup oleh Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesa, yang mengajak generasi muda untuk nggak malu mendekatkan diri ke akar budaya sendiri. Ia berharap kegiatan ini jadi wahana edukatif yang inklusif — alias terbuka buat siapa saja — dan bisa jadi jembatan antara budaya leluhur dan semangat zaman sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *