Siapkan SDM Unggul, Kini Kuansing Miliki Sekolah Rakyat dan Segera Jemput Sekolah Garuda

Kuansing6 Dilihat

TELUK KUANTAN (Aktivis) – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tengah bersiap bertransformasi menjadi barometer pendidikan di Provinsi Riau. Di bawah komando Bupati Dr. H. Suhardiman Amby dan Wakil Bupati, daerah berjuluk Kota Jalur ini sukses menggaet proyek raksasa Sekolah Rakyat dan kini tengah membidik kehadiran Sekolah Garuda.

Pernyataan tersebut ditegaskan Bupati Suhardiman Amby di sela pembukaan kegiatan Pacu Jalur Gembira dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80 di Teluk Kuantan, Jumat (2/1/2026).

Menurut Bupati, pembangunan Sekolah Rakyat saat ini sudah mulai berjalan. Proyek prestisius ini merupakan buah kolaborasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi untuk fasilitas pendidikan ini mencapai Rp239 miliar.

Target Selanjutnya: Sekolah Garuda Rp300 Miliar

Ambisi Pemkab Kuansing dalam memajukan kualitas SDM tidak berhenti di situ. Suhardiman mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan tugas khusus kepada Wakil Bupati Kuansing untuk melakukan “jemput bola” guna merealisasikan hadirnya Sekolah Garuda.

“Insya Allah, Pak Wakil Bupati sudah kita tugaskan untuk menjemput Sekolah Garuda. Estimasi investasinya mencapai Rp300 miliar. Ini adalah komitmen bersama untuk mengembalikan kejayaan Kuansing sebagai pusat pendidikan di Riau,” ujar Suhardiman di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Apresiasi dari Kemenag Riau
Langkah konkret Pemkab Kuansing ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd. Ia menilai kepemimpinan Suhardiman Amby sangat totalitas dalam mendukung sektor pendidikan dan keagamaan.

“Komitmen Pak Bupati tidak perlu diragukan. Setelah Sekolah Rakyat berdiri, kita doakan Sekolah Garuda segera menyusul. Bukti kepercayaan publik juga terlihat dari ditunjuknya Kuansing sebagai pusat kegiatan Kemenag se-Riau dan tuan rumah MTQ tingkat provinsi tahun ini,” ungkap Muliardi.

Upaya masif ini dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda Kuansing yang unggul dan berdaya saing global, sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di masa depan. (RR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *