KUANSING (AKT) – Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, mengajak masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, untuk memanfaatkan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Republik Indonesia. Ajakan itu disampaikan saat Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi di Masjid Nurul Hafazah, Desa Kampung Baru Ibul, Kecamatan Pucuk Rantau, Minggu (8/3/2026) malam.
Menurut Wabup, program ini menjadi angin segar bagi keluarga yang selama ini terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan bagi Keluarga Kurang Mampu
Dalam sambutannya, Wabup Muklisin menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di Teluk Kuantan akan menampung siswa dari berbagai jenjang, mulai SD, SMP, hingga SMA. Sekolah ini dirancang dengan sistem asrama dan fasilitas yang memadai untuk memberikan kenyamanan bagi para siswa.
“Sekolah Rakyat yang sedang dibangun ini akan menampung anak-anak kita, terutama bagi orang tua yang kurang mampu atau tidak sanggup melanjutkan pendidikan anaknya,” ujar Wabup Muklisin di hadapan jemaah.
Program ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang setara dan berkualitas.
Mengejar Sekolah Garuda Senilai Rp300 Miliar
Tak hanya Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga tengah berupaya menjemput program Sekolah Garuda dari pemerintah pusat. Nilai pembangunan yang diusulkan mencapai sekitar Rp300 miliar.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan program Sekolah Garuda di Kuantan Singingi dapat terwujud. Nantinya sekolah ini akan diisi oleh anak-anak Kuansing maupun dari luar daerah,” jelas Muklisin.
Jika terealisasi, Sekolah Garuda akan menjadi institusi pendidikan unggulan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuansing.
Bantuan Nyata untuk Warga Kurang Mampu
Pada kesempatan Safari Ramadhan tersebut, Wabup Muklisin juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Kuansing. Rincian bantuan meliputi:
· 1 unit rumah layak huni dari Baznas Kuansing senilai Rp55 juta
· Bantuan untuk kaum jompo kepada 30 orang senilai Rp18,9 juta
· Bantuan iftar Ramadhan sebanyak 50 paket senilai Rp17,5 juta
· Bantuan bagi penyandang disabilitas kepada 3 orang senilai Rp1,5 juta
· Bantuan untuk anak yatim sebesar Rp2 juta dari Masjid Agung Ar-Raudhah Kuantan Singingi
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga di bulan suci, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Pendidikan sebagai Kunci Masa Depan
Melalui Safari Ramadhan ini, Wabup Muklisin ingin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk membuka akses dan peluang bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama melalui pendidikan.
“Jangan biarkan anak-anak kita putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Pemerintah hadir dengan program-program yang bisa dimanfaatkan,” pesannya.
Kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hafazah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Pucuk Rantau. (Infotorial)






