TELUK KUANTAN (AKT) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga. Langkah strategis ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (3/3/2026).
Salah satu poin penting yang dibahas adalah penguatan kapasitas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah yang berdampak pada peningkatan PAD.
Kapolres: Hukum Harus Hadir untuk Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuantan Singingi, Hidayat Perdana, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal peningkatan kapasitas PPNS. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan berjalan sesuai aturan.
“Polres Kuansing siap mendukung upaya Pemkab dalam peningkatan kapasitas PPNS. Hukum harus hadir untuk mendukung pembangunan daerah,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan bahwa penguatan peran PPNS tidak hanya penting untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha dan masyarakat.
“Sinergi ini penting agar setiap kebijakan berjalan sesuai aturan dan memberi kepastian hukum,” tegasnya.
PPNS: Garda Depan Optimalisasi PAD
Peningkatan kapasitas PPNS menjadi isu strategis karena para penyidik ini memiliki peran vital dalam mengawasi dan menindak pelanggaran terhadap peraturan daerah, terutama yang berkaitan dengan retribusi, pajak daerah, dan pengelolaan sumber daya.
Dengan dukungan penuh dari aparat penegak hukum, diharapkan proses penegakan perda dapat berjalan lebih efektif dan profesional, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan PAD Kabupaten Kuantan Singingi.
Sinergi untuk Tata Kelola yang Lebih Baik
Pertemuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Kuansing tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk kepolisian, menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan daerah.
Dengan sinergi yang kuat lintas lembaga, optimalisasi PAD bukan sekadar target angka, tetapi juga upaya membangun fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Infotorial)






