TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau menggelar exit meeting pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (10/3/2026) ini menandai berakhirnya tahapan awal pemeriksaan yang dilakukan tim BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Apresiasi BPK atas Kelancaran Pemeriksaan Interim
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Tim BPK RI Wilayah Provinsi Riau menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pemeriksaan interim berjalan lancar. Pihak BPK mengapresiasi kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inspektorat, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang telah mendukung kelancaran proses pemeriksaan.
Jadwal Ketat Menuju Pemeriksaan Terperinci
Memasuki tahapan selanjutnya, BPK mengingatkan sejumlah agenda penting yang harus dipersiapkan pemerintah daerah:
· 31 Maret 2026: Batas akhir penyiapan berbagai dokumen keuangan yang diperlukan, termasuk dokumen amprah atau pencairan anggaran.
· 1 April 2026: Dijadwalkan dimulainya pemeriksaan terperinci.
· 2 April 2026: Koordinasi lanjutan yang diagendakan kantor pusat BPK bersama seluruh pemerintah daerah di wilayah Sumatera dan Jawa.
Tim BPK juga mengingatkan agar pemerintah daerah mencermati kondisi keuangan daerah tahun 2025. Berdasarkan gambaran sementara, kondisi fiskal daerah dinilai perlu mendapat perhatian bersama agar kesehatan keuangan daerah tetap terjaga.
Bupati Suhardiman: Tantangan Fiskal Harus Dihadapi Bersama
Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim BPK yang telah melaksanakan pemeriksaan secara objektif, profesional, dan akuntabel.
Ia juga mengakui secara terbuka bahwa Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait kondisi keuangan daerah. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa pemda tidak menutup mata terhadap realitas fiskal yang ada dan berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan.
Menuju Opini yang Lebih Baik
Exit meeting ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk mengevaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan pemeriksaan berikutnya. Dengan koordinasi yang baik antara seluruh OPD dan dukungan penuh dari BPK, diharapkan pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel, demi meraih opini terbaik dari BPK. (Infotorial)






