KUANSING – Semangat menuntut ilmu ternyata tidak mengenal usia. Hal ini dibuktikan oleh 42 orang lanjut usia (lansia) di Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat, yang resmi diwisuda dari Sekolah Lansia ‘Sehat Ceria’, Rabu (11/3/2026). Wisuda tahun ini merupakan yang kedua kalinya sejak sekolah tersebut berdiri.
Acara wisuda dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Yulia Herma Suhardiman, yang memberikan apresiasi atas semangat para lansia dalam menimba ilmu.
42 Lansia Lulus, 23 S1 dan 19 S2
Dari total 42 lansia yang dinyatakan lulus, terdiri dari 23 orang lulusan Standar 1 (S1) dan 19 orang lulusan Standar 2 (S2). Angka ini menunjukkan peningkatan antusiasme lansia untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Alhamdulillah, kita telah mewisuda 42 lansia dari Sekolah Lansia ‘Sehat Ceria’. Tentu menjadi sebuah wujud nyata bahwa Pemkab Kuansing memberikan dukungan akan pendidikan,” ujar Yulia Herma Suhardiman singkat.
Teladan bagi Generasi Muda
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kuansing, Drs. Napisman, menegaskan bahwa semangat para lansia ini patut menjadi contoh bagi generasi muda. Ia menjelaskan bahwa sekolah lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan menjaga kesehatan.
“Belajar di sekolah ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menjaga silaturahmi, menjaga kesehatan, serta memberikan contoh kepada generasi muda bahwa di usia lanjut pun kita tetap bisa produktif dan memberikan ketenangan dalam keluarga. Tetap jaga kesehatan dan kebugaran,” ujarnya.
Napisman juga menekankan bahwa lansia yang sehat dan aktif akan membawa ketenangan dalam keluarga, sehingga program ini memiliki dampak multigenerasi.
Target: Seluruh Desa di Kuansing Miliki Sekolah Lansia
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan sekolah lansia serta mendorong seluruh desa di Kuansing agar dapat mencontoh program yang telah sukses di Hulu Teso ini.
“Ke depan, kami berharap seluruh desa di Kuantan Singingi dapat mengembangkan sekolah lansia, sehingga semakin banyak lansia yang sehat, aktif dan berdaya,” tutup Napisman.
Apresiasi BKKBN: Standar 2 Baru Ada di Hulu Teso
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Riau yang diwakili oleh Dr. Alti Ida Anugrah, menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Hulu Teso. Ia mengungkapkan fakta menarik bahwa di Provinsi Riau, lulusan Standar 2 baru terdapat di Desa Hulu Teso, dan ini merupakan tahun kedua pelaksanaan wisuda.
Ia menjelaskan tingkatan manfaat sekolah lansia:
· Standar 1: Memberikan manfaat bagi diri sendiri
· Standar 2: Bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga
· Standar 3 (direncanakan): Diharapkan mampu memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat
Alti juga memuji sinergitas antara pengelola sekolah lansia dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Masa Tua yang Produktif dan Bermakna
Wisuda Sekolah Lansia ‘Sehat Ceria’ di Hulu Teso membuktikan bahwa usia lanjut bukan penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi. Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat para lansia yang luar biasa, masa tua dapat dijalani dengan produktif, sehat, dan penuh makna. (Infotorial)






