PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, meminta agar beton yang dibangun dan menutup parit atau drainase di Jalan Nurul Amal, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, dibongkar kembali.
Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch, telah turun langsung meninjau drainase yang ditutup di Jalan Nurul Amal tersebut, Senin (26/1/2026) sore.
Disampaikannya, beton yang menutup drainase itu mesti dibongkar guna meminimalisir banjir pasca hujan yang rawan merendam badan Jalan Nurul Amal.
Saat ini, terang Wawako Markarius, badan jalan yang rawan direndam banjir itu dalam kondisi rusak parah.
“Badan jalan (Nurul Amal) rawan terendam (banjir) gara-gara paritnya ditutup oleh pengembang (perumahan). Jadi kita akan minta agar dibuka lagi penutup paritnya,” ucapnya.
Sementara untuk badan jalan yang mengalami kerusakan, Pemko Pekanbaru berencana melakukan perbaikan dengan sistem overlay atau pengaspalan ulang.
Sebelum diperbaiki, terang Wawako Markarius, badan Jalan Nurul Amal yang rawan direndam banjir akan ditinggikan terlebih dahulu.
“Badan jalan akan ditinggikan sekitar 70 sampai 80 centi, baru kita overlay lagi. Insyaallah, ini menjadi perhatian kita,” tegasnya.
Pemko Pekanbaru, lanjut Wawako Markarius, akan mengupayakan kerusakan Jalan Nurul Amal bisa dilakukan perbaikan di 2026 ini.
“Memang (anggaran perbaikan) belum masuk di APBD 2026, tapi kita akan coba carikan di OP (operasional/perawatan), atau kalau memungkinkan di pergeseran anggaran tahap satu,” tutupnya.






